16 Maret 2026
Impeller baja cor adalah impeller yang terbuat dari baja yang dibentuk melalui proses pengecoran, berfungsi sebagai komponen utama pengaliran fluida pada mesin fluida seperti pompa sentrifugal, turbin air, dan kipas. Fungsi utamanya adalah mengubah energi mekanik menjadi energi kinetik dan tekanan fluida, sehingga mendorong aliran medium tersebut. Dibandingkan dengan impeller besi cor, impeller baja cor berkinerja lebih baik dalam kondisi operasi bertekanan tinggi, suhu tinggi, dan benturan tinggi, sehingga banyak diaplikasikan dalam berbagai skenario industri seperti sektor energi, kimia, dan metalurgi.

Bahan Umum dan Pemilihan
Baja cor karbon (misalnya, ZG230-450): Biaya sedang, kekuatan dan ketangguhan yang unggul dibandingkan dengan besi abu-abu, cocok untuk mengangkut air bersih dan produk minyak pada suhu dan tekanan sedang; namun, ketahanan korosi yang buruk membuatnya tidak cocok untuk lingkungan yang sangat korosif.
Baja cor paduan (misalnya, ZG1Cr13, ZGCr5Mo): Tahan terhadap suhu tinggi dan erosi, umumnya digunakan untuk pompa pengumpan boiler dan pompa sirkulasi pembangkit listrik, mampu menahan media bersuhu tinggi di atas 300°C.
Baja Cor Tahan Karat (304, 316, Duplex 2205): Ketahanan korosi tinggi, cocok untuk industri kimia, desalinasi, makanan, dan farmasi, mampu mengangkut larutan asam, alkali, dan garam; 316L lebih cocok untuk aplikasi dengan lingkungan klorida yang kuat.
Baja cor tahan aus (baja cor kromium tinggi): Kandungan kromium tinggi dan fase keras karbida yang melimpah, cocok untuk pompa lumpur dan pompa pertambangan, dengan ketahanan yang luar biasa terhadap keausan abrasif.

Skenario aplikasi tipikal
Industri Pembangkit Listrik: Pompa air umpan boiler, pompa sirkulasi kondensor, dan sudu turbin;
Petrokimia: Pompa transfer minyak mentah, pompa umpan hidrogenasi, pompa transfer cairan asam dan basa;
Pertambangan dan Metalurgi: Pompa Lumpur, Pompa Pemindahan Limbah Tambang;
Desalinasi: Pompa air umpan osmosis balik bertekanan tinggi.


