18 Maret 2026
Impeller pompa (impeller hisap ganda) pada pompa terbuka sedang merupakan komponen inti untuk mencapai aliran tinggi dan operasi yang stabil. Pada dasarnya, impeller ini merupakan gabungan simetris dari dua impeller hisap tunggal yang saling berhadapan.
Beragam aplikasi
Dapat digunakan untuk air bersih, air sirkulasi, produk minyak, dan media kimia netral. Impeller hisap ganda API610 BB1 dapat memenuhi kondisi kerja suhu tinggi dan tekanan tinggi di industri petrokimia.

Impeller hisap ganda pada pompa terbuka sedang: struktur, kinerja, dan keunggulan utama.
Impeller hisap ganda merupakan komponen inti kunci untuk mencapai laju aliran tinggi, efisiensi tinggi, masa pakai yang lama, dan pengoperasian yang lancar pada pompa sentrifugal bukaan tengah. Ini juga merupakan struktur khas yang membedakan pompa bukaan tengah dari pompa hisap tunggal biasa. Impeller ini mengadopsi desain saluran masuk simetris dua sisi dan saluran aliran simetris terintegrasi, yang setara dengan menggabungkan dua impeller hisap tunggal yang saling berhadapan. Hal ini memiliki keunggulan signifikan dalam kinerja hidrolik, keandalan mekanis, dan kemudahan perawatan.

Ciri paling menonjol dari impeler hisap ganda adalah strukturnya yang sepenuhnya simetris. Kedua sisi impeler dilengkapi dengan lubang masuk air, dan cairan masuk ke tengah impeler dari kedua ujung secara bersamaan. Setelah bilah-bilah bekerja, cairan dikeluarkan secara radial dari tengah. Struktur simetris ini memungkinkan tekanan cairan di kedua sisi impeler saling meniadakan selama rotasi, sehingga mencapai keseimbangan gaya aksial. Dibandingkan dengan impeler hisap tunggal, impeler ini tidak memerlukan lubang penyeimbang, cakram penyeimbang, atau bantalan dorong berukuran besar untuk menahan gaya dorong aksial, sehingga secara signifikan mengurangi beban bantalan, meminimalkan keausan dan kerusakan, secara signifikan memperpanjang umur pakai bantalan dan seluruh mesin, serta membuat pompa lebih stabil dalam operasi kontinu jangka panjang.

Dari segi performa hidraulik, impeler hisap ganda memiliki tiga keunggulan utama: laju aliran tinggi, kavitasi rendah, dan efisiensi tinggi. Desain saluran masuk ganda secara signifikan meningkatkan area aliran efektif, dan dengan diameter impeler yang sama, laju aliran dapat mendekati dua kali lipat dari pompa hisap tunggal, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan pengangkutan aliran tinggi. Pada saat yang sama, air masuk ganda mengurangi laju aliran masuk, mengurangi head kavitasi yang dibutuhkan (NPSHr), dan memiliki performa anti kavitasi yang lebih baik, yang secara efektif dapat menghindari erosi permukaan, getaran, dan penurunan efisiensi impeler. Saluran aliran yang lebar dan bilah melengkung belakang yang dioptimalkan oleh fluida CFD membuat impeler hisap ganda memiliki kehilangan hidraulik yang kecil, rentang efisiensi tinggi yang luas, dan operasi yang lebih hemat energi, terutama cocok untuk skenario seperti operasi tanpa henti 24 jam untuk air sirkulasi dan pompa utama pasokan air.
Sebagai komponen hidrolik inti dari pompa hisap ganda, kualitas pengecoran impeler hisap ganda secara langsung menentukan efisiensi, getaran, masa pakai, dan stabilitas operasional pompa. Karena struktur simetris impeler hisap ganda, saluran masuk dua sisi, saluran keluar tengah, saluran aliran yang panjang dan kompleks, kesulitan pengecoran jauh lebih tinggi daripada impeler hisap tunggal biasa, dan persyaratan ketat diberlakukan pada akurasi dimensi, kualitas permukaan, cacat internal, dan kepadatan material.

Persyaratan khusus untuk pengecoran struktur impeler hisap ganda
Impeller hisap ganda adalah struktur tertutup simetris, dengan lubang hisap di kedua sisi dan area bertekanan umum di tengah. Bilah-bilahnya terpelintir di ruang angkasa, dan distribusi panjang saluran serta ketebalan dinding tidak merata. Struktur ini menimbulkan tiga kesulitan pengecoran utama:
Persyaratan presisi tinggi untuk simetri bilateral: saluran masuk kiri dan kanan, bilah, dan pelat penutup harus benar-benar simetris, jika tidak akan mengganggu keseimbangan hidrolik dan menyebabkan getaran serta perpindahan gaya aksial.
Kesulitan dalam membentuk bilah: Bilah merupakan permukaan lengkung spasial dengan ketebalan tipis dan distorsi besar, yang mudah menyebabkan cacat seperti penyiraman yang tidak cukup, isolasi dingin, lubang udara, dan lubang pasir.
Diperlukan transisi ketebalan dinding yang mulus: sambungan antara pelat penutup, hub, dan bilah rentan terhadap sambungan termal, yang dapat menyebabkan penyusutan dan kelonggaran, sehingga memengaruhi kekuatan dan masa pakai.


